Pulau
Gulangyu menjadi salah satu tempat favorit bagi para wisatawan saat berkunjung
ke China. Pulau ini terletak di Xiamen, Provinsi Fujian.
Untuk
mencapai pulau ini, dari Bandara Xiamen wisatawan dapat menggunakan taksi
menuju pelabuhan dengan waktu tempuh 30 menit. Sesampainya di pelabuhan,
wisatawan bisa naik kapal motor yang hilir mudik setiap 5 menit sekali menuju
Pulau Gulangyu. Wisatawan juga
bisa naik kapal fery dengan biaya yang sangat murah yaitu 3 yuan sekali jalan.
Hal
– hal yang menarik dari Pulau Gulangyu adalah :
·
Pengunjung tidak boleh
menaiki kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat. Jadi…ya…lumayanlah
membakar lemak saat saya berkunjung ke pulau ini he… he… he… . Nach…lalu
bagaimana ya…kalau mau memperbaiki bangunan di pulau ini.???? Semua bahan
bangunan diangkut dengan gerobak yang ditarik dengan tenaga manusia. Terdapat
sepeda yang jumlahnya hanya 10, masing – masing dimiliki oleh kantor perusahaan
listrik, perusahaan gas, dan kantor pos. So… pulau ini sangat tenang, tidak ada
kebisingan kendaraan bermotor sehingga pengunjung bisa dengan tenang menikmati
keindahan Pulau Gulangyu.
·
Pulau ini memiliki sekitar 5.000 piano, oleh karena
itu pulau ini juga mendapat julukan
sebagai “Pulau Piano”. Pada saat berkeliling ke pulau ini kita akan mendengar
suara piano yang mengalun di mana – mana. Hal demikian terkadi karena rata –
rata hampir di setiap rumah memiliki piano. Pulau ini juga memiliki museum
piano yang mengoleksi lebih dari 70 piano antik dari seluruh dunia . Museum piano dibangun tahun 2000 oleh seorang Hu Youyi
warga Gulangyu yang kini bermukim di Australia.
·
Terdapat bangunan,
arsitektur dan wisata sejarah masa lalu saat kolonial dan penjajahan Negara Barat masih
berlangsung. Bangunan tersebut berupa gedung perkantoran, pemukiman, sekolah,
pertokoan, rumah sakit, dan gereja. Sampai saat ini, bangunan – bangunan
tersebut masih terawat dengan baik. Pemerintah setempat merawat dengan rajin
baik bangunan maupun jalan – jalannya. Bangunan dicat ulang secara berkala dan
menjauhkan dari coretan tangan tidak bertanggungjawab. Pemerintah juga menjaga
dari papan iklan, produk sponsor atau baliho yang bisa mengganggu keindahan
pemandangan di Pulau Gulangyu.
·
Suasana romantis di Pulau Gulangyu menjadi
tempat favorit bagi para pengantin baru untuk berbulan madu. Bagi pasangan yang
hendak menikah pulau ini juga menjadi tempat favorit untuk foto pre-wedding.
Demikianlah ulasan saya mengenai Pulau Gulangyu. Hal
yang patut kita contoh dari China adalah banyaknya warga yang ikut menjaga
kelestarian cagar budaya. Selain itu, pengelolaan semua cagar budaya diserahkan
ke pemerintah
dan dirawat dengan penuh tanggungjawab.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar