Rabu, 26 April 2017

Pulau Gulangyu




Pulau Gulangyu menjadi salah satu tempat favorit bagi para wisatawan saat berkunjung ke China. Pulau ini terletak di Xiamen, Provinsi Fujian.
Untuk mencapai pulau ini, dari Bandara Xiamen wisatawan dapat menggunakan taksi menuju pelabuhan dengan waktu tempuh 30 menit. Sesampainya di pelabuhan, wisatawan bisa naik kapal motor yang hilir mudik setiap 5 menit sekali menuju Pulau Gulangyu. Wisatawan juga bisa naik kapal fery dengan biaya yang sangat murah yaitu 3 yuan sekali jalan.
Hal – hal yang menarik dari Pulau Gulangyu adalah :
·         Pengunjung tidak boleh menaiki kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat. Jadi…ya…lumayanlah membakar lemak saat saya berkunjung ke pulau ini he… he… he… . Nach…lalu bagaimana ya…kalau mau memperbaiki bangunan di pulau ini.???? Semua bahan bangunan diangkut dengan gerobak yang ditarik dengan tenaga manusia. Terdapat sepeda yang jumlahnya hanya 10, masing – masing dimiliki oleh kantor perusahaan listrik, perusahaan gas, dan kantor pos. So… pulau ini sangat tenang, tidak ada kebisingan kendaraan bermotor sehingga pengunjung bisa dengan tenang menikmati keindahan Pulau Gulangyu.
·         Pulau ini  memiliki sekitar 5.000 piano, oleh karena itu  pulau ini juga mendapat julukan sebagai “Pulau Piano”. Pada saat berkeliling ke pulau ini kita akan mendengar suara piano yang mengalun di mana – mana. Hal demikian terkadi karena rata – rata hampir di setiap rumah memiliki piano. Pulau ini juga memiliki museum piano yang mengoleksi lebih dari 70 piano antik dari seluruh dunia  . Museum piano  dibangun tahun 2000 oleh seorang Hu Youyi warga Gulangyu yang kini bermukim di Australia.
·         Terdapat bangunan, arsitektur dan wisata sejarah masa lalu saat kolonial  dan penjajahan Negara Barat masih berlangsung. Bangunan tersebut berupa gedung perkantoran, pemukiman, sekolah, pertokoan, rumah sakit, dan gereja. Sampai saat ini, bangunan – bangunan tersebut masih terawat dengan baik. Pemerintah setempat merawat dengan rajin baik bangunan maupun jalan – jalannya. Bangunan dicat ulang secara berkala dan menjauhkan dari coretan tangan tidak bertanggungjawab. Pemerintah juga menjaga dari papan iklan, produk sponsor atau baliho yang bisa mengganggu keindahan pemandangan di Pulau Gulangyu.
·          Suasana romantis di Pulau Gulangyu menjadi tempat favorit bagi para pengantin baru untuk berbulan madu. Bagi pasangan yang hendak menikah pulau ini juga menjadi tempat favorit untuk foto pre-wedding.
Demikianlah ulasan saya mengenai Pulau Gulangyu. Hal yang patut kita contoh dari China adalah banyaknya warga yang ikut menjaga kelestarian cagar budaya. Selain itu, pengelolaan semua cagar budaya diserahkan ke pemerintah dan dirawat dengan penuh tanggungjawab.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar